-->

Belajar itu karena ilmu bukan nilai



Kadang masih banyak diantara kita yang masih belum mengerti hakekat belajar yang sesungguhnya. Kemampuan intelektual dan tidak lagi dipentingkan karena hanya demi mengejar sebuah nilai yang sempurna atau yang tinggi. Hal ini sudah sangat meracuni pola pikir kita yang seperti penjara pikiran. Tugas yang diberikan oleh guru ataupun dosen pun seringkali dianggap beban dan dikerjakan hanya semata-mata untuk nilai.

Menurut saya, sudah seharusnya masalah ini kita sadari sejak dini karena apabila dibiarkan begitu saja, ini akan menjadi kebiasaan yang membawa kita kearah yang salah. Perlu adanya kesadaran dari diri kita masing, nah untuk menyadari itu maka yang harus ditingkatkan yaitu pengetahuan. Saya yakin dengan yang dijelaskan dalam AlQuran yang artinya “ Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kalau kecuali suatu kaum itu sendiri yang mengubahnya”.

Belajar hanya semata-mata untuk nilai itu sama saja menutup rapat-rapat pintu pikiran kita untuk berkembang lebih maju. Namun tak dapat dipungkiri bahwa belajar itu bukan hanya dari segi kemampuan intelektual saja, tetapi ada yang namanya kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual. Pintar di otak saja tidak cukup kalau tidak dibarengi dengan kedua hal tersebut. Ada buku Ary Ginanjar yang pernah saya baca berjudul ESQ ( Emotional, Spiritual, Quetion ) dengan konsep 1 Ihsan 5 Rukun Islam dan 6 Rukun Iman.

Buku itu berikan oleh salah seorang sahabat saya yang bernama Reka Saputri Hawis. Sebelum memberikan buku itu, ia berkata “ Ardi ada buku di rumah, saya rasa itu Buku cocok buat kamu”, ujarnya”. Dengan spontan saya jawab, “ oh iya bawa saja besok di sekolah” ( kata saya). Setelah saya baca, ternyata banyak pelajaran-pelajaran penting yang berarti bagi saya. Mulai dari situ saya mulai belajar berusaha memberikan yang terbaik dari hidup saya dengan pola dasar yang benar. Meskipun tidak kenal dengan penulisnya, melalui Blog ini saya sangat berterima kasih dan kagum dengan hasil tulisan Beliau. Sekarang saya mencari buku-buku tulisan Ginanjar dengan judul yang lain. Ohiya saya teringat dengan kata bijak dari senior saya yang berkata “ jika kamu ingin melihat dunia maka membacalah dan jika kamu ingin dilihat dunia maka menulislah! “

Sekian, terima kasih!

0 Response to "Belajar itu karena ilmu bukan nilai"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel