-->

Dampak Karaokean bagi anak kecil


Akhir-akhir ini ketika kita membuat acara atau sejenisnya, pasti ada sesuatu yang paling sering kita jumpai khususnya di Sulawesi selatan yaitu karaokean (caiyya-caiyya). Karaokean ini disewa dengan tujuan menghibur baik tamu undangan ataupun pihak penyelenggara. Setiap orang yang akan mengantri untuk menyumbangkan suaranya. Senyum bahagia pun nampak bagi mereka yang mendengarnya.

Hanya saja jika saya boleh menilai dilain sisi, saya prihatin dengan anak-anak yang mendengarnya. Mereka yang masih TK dan SD agak lupa dengan lagu yang sesuai dengan usia mereka. Pasalnya lagu yang dinyanyikan kalau ada karaokean yaitu lagu yang sifatnya dewasa. Lagu yang paling sering terdengar yaitu lagu malaysia yang berjudul “Memori Berkasih”

Waktu itu hari kamis di Kampus saya keluar dari kelas untuk buang air kecil, Kebetulan WC yang saya pergi berdekatan dengan Taman Kanak-kanak. Setelah keluar dari WC saya mendengar anak kecil yang umurnya sekitar 5/6 tahun menyanyikan lagu memori berkasih. Dengan spontan saya ketawa sambil berkata dalam hati “ini mi pengaruhnya caiyya-caiyya”. Pas sampai diruang kelas, saya tidak fokus lagi dengan pelajaran tapi saya merasa prihatin dengan anak-anak sekarang yang harusnya menyanyikan lagu, pelangi-pelangi, cicak-cicak didinding, balonku ada 5 dan lainnya. Secara psikologis, ini bisa mempengaruhi karakter anak-anak karena bukan pada masanya mereka ditempatkan. Semoga lagu anak-anak yang dulunya selalu dinyanyikan bisa terdengar lagi agar mereka menjadi diri mereka pada masanya.

Sekian, terima kasih!

0 Response to "Dampak Karaokean bagi anak kecil"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel