-->

Merasa Salah Jurusan?



Hei Mahasiswa, Merasa salah Jurusan? Jangan Menyerah, Perjalanan masih panjang

Hidup memang tidak selalu berjalan sesuai keinginan. Dalam berbagai kesempatan hidup menghadapkan kita pada keharusan untuk berkompromi, sembari terus menjalani kesempatan yang di depan mata telah tersaji. Salah satu hal yang sering membuat kita berjuang mengalahkan diri sendiri adalah soal jurusan kuliah yang terkadang tak sesuai impian.

Menjalani perkuliahan yang tidak sesuai bayangan tak ayal memunculkan perasaan gamang seperti berada di tengah persimpangan. Kamu akan mulai meragu dan bertanya pada dirimu. “Apakah aku harus melepaskan semua mimpi-mimpiku selama ini? Apa memang ini jalan yang harus aku tempuh?”

Di tengah kegalauan menatap masa depan yang tak pasti karena masih belum rela melepas mimpi, kamu dihadapkan pula dengan banyaknya tugas kuliah yang tak kunjung ada habisnya. Tugas yang sama sekali tidak menarik minat untuk dikerjakan. Jangankan mengerjakan, memikirkannya saja sudah malas bukan kepalang. Kamu merasa hidupmu berantakan dan jauh keluar dari rel yang kamu harapkan.

Jika dihadapkan pada dilema macam ini, haruskah kamu berhenti mengejar mimpi hanya karena tidak bisa belajar di jurusan yang paling diminati? Atau impian harus tetap diperjuangkan meski jalannya harus berputar, masuk gang-gang kecil, sesekali turun dari kendaraan dan naik ojek hingga tujuan yang digadang-gadang selama ini tercapai? Tak ada yang menjamin jurusan impianmu akan dijalani tanpa jenuh. Bukankah lebih baik kini kamu berjuang saja tanpa banyak mengeluh?

Hal yang perlu kamu camkan baik-baik di kepala adalah bahwa semua jurusan kuliah memiliki titik jenuhnya. Semua jurusan perkuliahan juga memiliki kesulitannya sendiri, tugas yang diberikan sama berat, materi yang disampaikan juga sama sulit. Ubahlah cara berpikirmu supaya kamu mampu meyakini bahwa jika kamu mengambil jurusan sesuai rencanamu pun materi perkuliahan dan tugas yang kamu pikul tidak serta merta membuatmu merasa tidak jenuh.

Keyakinan ini mungkin bisa memperingan langkahmu selama kamu menggeluti perkuliahan yang sebenarnya tidak kamu minati. Dan bukankah lebih mudah menjalani segala hal jika kita mampu melihatnya dari sudut pandang yang lebih positif?

Walaupun jalan yang kamu tapaki sekarang tidak sesuai kata hati, yakinkanlah diri bahwa ini adalah halangan yang kamu tempuh dalam proses mewujudkan mimpi. Walaupun kamu akan terseok-seok karena jalanan yang terjal, tapi sebenarnya ini adalah ajang untuk menguji dan menempa mental. Yakinkan dirimu bahwa jalanan terjal yang membuatmu terseok-seok ini suatu hari akan menjadi pelajaran berharga bagi hidupmu dan membentukmu menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Salah jurusan bukan berarti hukuman mati bagi mimpi-mimpimu. Tanpa pendidikan formalmu pun banyak cara untuk mewujudkan semua anganmu. Salah jurusan itu bukan akhir dari segalanya, ada kesempatan lain yang masih bisa kamu raih di depan sana. Siapa tahu ijazahmu dengan jurusan kuliah yang sekarang justru bisa mengantarkanmu meraih mimpi? Karena seperti kata pepatah “Banyak jalan menuju ke Roma”. Karena itu yakinkanlah dirimu bahwa salah jurusan kuliah bukanlah akhir dari segalanya. Mungkin setelah menyelesaikan studimu di perkuliahan yang sebenarnya tidak kamu inginkan ini kamu bisa bekerja terlebih dahulu berbekal ijazah yang kamu peroleh kemudian kamu bisa melanjutkan studi atau kursus keahlian yang bisa menunjang dan mempermudahmu dalam proses pencapaian mimpimu.

Jadi, apakah kamu masih merasa patah arang dan hilang arah? Semoga tidak ya, karena jalan untuk meraih mimpi masih terbuka lebar sejauh kamu masih ingin berjuang untuk mempertahankannya atau tidak. Selalu semangat ya para pejuang mimpi!

(penulis, Ayu Lestari)

0 Response to "Merasa Salah Jurusan?"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel